EIF

Character Building – Discovering My True Self


A. Mengenal Diri

Pengenalan Diri yang baik akan melahirkan konsep diri yang baik dan positif serta menghasilkan harga diri yang kuat dan kepercayaan yang tinggi. Hal-hal yang didapatkan jika seseorang mengenal dirinya dengan baik :

1. Lebih memahami dirinya.

2. Lebih mudah membuat rencana pengembangan diri.

3. Dapat menentukan tujuan hidup atau cita-cita yang ingin dicapai.

4. Mengerti keunikan diri,lebih memahami tentang perbedaan.

5. Lebih efektif bekerjasama dengan orang lain.

6. Lebih produktif, memaknai hidup, percaya diri

B. Cara Mengenal Diri 

1. Analisa diri 

Maksudnya usaha untuk menilai dirinya sendiri dengan menggunakan pengalaman hidupnya sendiri sebagai objek. Ini berarti menuntut seseorang untuk melakukan refleksi ke belakang dan dengan sejujur-jujurnya menilai positif dan negatif dari perilaku, sikap pikiran dan relasinya.

2. Melalui Pengamatan Orang Lain

Memahami pendapat-pendapat mereka, bagaimana mereka bereaksi menanggapi perilaku dirinya. Ini sangat membantu dalam menggali potensi-potensi yang kurang disadari tapi sangat jelas dalam pengamatan orang lain.

3. Ada bersama orang lain 

Dapat mengadakan suatu pembandingan. Dapat mempertegas keunikan dirinya dibandingkan dengan orang lain sambil memupuk kesamaan menjadi tali ikatan yang mempererat relasi. Jadi, dalam kebersamaan dengan orang lain dia sungguh menemukan kekayaan diri yang mungkin tidak disadari dan tersembunyi.

4. Variasi pengalaman hidup 

Untuk dapat menemukan harta karun di dalam diri sendiri, cara jitunya dengan mengalami sendiri berbagai pengalaman hidup dalam situasinya. Dapat dengan mengadakan perjalanan liburan, live-in, mendaki gunung, belajar bahasa asing, atau bahkan membaca buku tentang  berbagai topik. Yang penting mencoba untuk keluar dari batas-batas pengalaman biasa sehari-hari.

C. Tanda Pengenalan Diri

Orang yang semakin baik mengenal dirinya mempunyai gambaran atau konsep yang jelas tentang dirinya.Namun setidaknya ia telah mengetahui apa kelebihan dan kekurangannya, mengetahui keinginan-keinginannya, perasaanya, potensi-potensi yang berkaitan dengan dirinya bahkan kondisi psikis dan fisiknya.

D. Pengungkapan Diri

Merupakan kesediaan membuka diri kepada orang lain. Joseph Luft dan Harry Ingram membantu kita dengan melukiskan diri manusia dengan konsep Jendela Johari 

 /////////// //////////// Diri Sendiri
 /////////// ////////////
 /////////// //////////// Tahu Tidak Tahu
Orang Lain Tahu 1 Daerah Terbuka 2 Daerah Buta
Tidak Tahu 3 Daerah Tersembunyi 4 Daerah Tak Sadar

1. Daerah Terbuka : berkaitan diri seperti penampilan fisik, sikap, perasaan, emosi, pengetahuan, ketrampilan, pandangan diri kita yang diri kita sendiri tahu dan orang lain tahu

2. Daerah Buta : berisi hal-hal yang tidak kita ketahui tapi orang lain ketahui. Dianggap kurang efektif dan produktif dalam perkembangan diri karena dianggap sebagai tindakan mengabaikan diri sendiri.

3. Daerah Tersembunyi : Hal yang kita ketahui tentang diri kita tapi orang lain tidak mengetahuinya. Berisi informasi, perasaan, motivasi, niat, keinginan, emosi, rahasia, pribadi. Mengurangi daerah tersembunyi juga membuka pintu agar tidak terjadi saling curiga,kesalahpahaman, terhambatnya komunikasi dengan orang lain.

4. Daerah Tak Sadar : Hal yang menyangkut diri kita yang kita sendiri tidak tahu dan orang lain pun tidak mengetahuinya. contohnya kleptomania.

*Note : Usaha memahami diri secara mendalam berarti kegiatan memperluas Daerah Terbuka seluas-luasnya. Dengan kata lain, mengurangi Daerah Buta dan Daerah Tersembunyi.

  • Faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan diri :

1.  Besar kecilnya kelompok. 

Kelompok yang terdiri atas 2 orang merupakan situasi yang paling ideal untuk pengungkapan diri yaitu dengan satu pendengar saja.

2. Perasaan suka. 

Keterbukaan kepada orang-orang yang kita sukai atau cintai akan lebih mudah terjadi. Membuka diri terjadi lebih banyak kepada orang yang dipercayai.

3. Timbal balik. 

Pengungkapan diri menjadi lebih akrab bila itu dilakukan dengan tanggapan atas pengungkapan diri orang lain.

4. Kepribadian. 

Orang yang kurang berani bicara pada umumnya juga kurang mengungkapkan diri ketimbang mereka yang merasa lebih nyaman dalam berkomunikasi

5. Topik tertentu

Seseorang cenderung membuka diri tentang topik yang tertentu saja, lebih mau mengungkapkan informasi yang bagus dan baik. Umumnya, makin negatif suatu topik, makin kecil kemungkinan diungkapkan.

  • Manfaat pengungkapan diri :

1. Pengenalan diri

Seseorang mendapatkan perspektif baru tentang diri sendiri dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai perilaku sendiri

2. Mengatasi masalah 

Melalui pengungkapan diri akan lebih mudah menanggulangi masalah atau kesulitan terlebih yang berhubungan dengan tekanan atau stress. Ketakutan terbesar adalah penolakan. Mengungkapkan diri justru akan terasa penerimaan dukungan.

3. Memudahkan penerimaan diri 

Melalui pengungkapan diri dan dukungan yang datang, kita menempatkan diri sendiri dalam posisi yang lebih baik dan menangkap tanggapan positif kepada diri kita, dan akan lebih mungkin memberikan reaksi dengan mengembangkan konsep diri yang positif.

4. Efisiensi komunikasi

Pengungkapan diri jadi pembuka jalan lancarnya komunikasi, menghilangkan prasangka dan curiga. Tanpa pengungkapan diri, hubungan yang bermakna dan mendalam tidak mungkin terjadi.

  • Resiko pengungkapan diri :

1. Penolakan pribadi

Misalnya, orang tua yang biasanya paling mendukung, seringkali bahkan menolak anak sendiri dengan jujur mengungkapkan dirinya mempunyai kelainan seksual. Atau, sahabat paling akrab mungkin juga akan menolak ada yang melakukan pengungkapan diri serupa. Mungkin terjadi, bahkan dari orang yang dipercaya sekalipun.

2. Kerugian material 

Misalnya, guru yang mengungkapkan bahwa ia pernah kecanduan minuman keras di masa lalu, mungkin akan dijauhi oleh rekan-rekannya, mendapatkan penugasan mengajar yang “tidak menyenangkan”, atau bahkan diberhentikan.

3. Kesulitan pribadi

Misalnya, bila seseorang ditolak dan bukan didukung, bila orang tua malah mencemooh dan bukan membela, dan bila teman atau sahabat menghindar. Penolakan adalah ancaman besar. Kesimpulan yang diambil orang lain tidak dapat dihindarkan.

  • Pedoman pengungkapan diri :

1. Motivasi

Pengungkapan diri tidak boleh digunakan untuk menghukum diri sendiri, hendaknya bermanfaat dan produktif bagi semua pihak yang terlibat.

2. Kepatutan

Sebaiknya tidak mengungkapkan diri kepada oraqng yang belum akrab, kepada kenalan biasa, atau pada tahap awal suatu hubungan.

3. Suasana keterbukaan

pengungkapan diri sebaiknya dilakukan secara bertahap. Bila pengungkapan diri dilakukan terlalu cepat dan sekaligus, tindakan timbal balik biasanya tidak terjadi.

4. Kesiapan mental

Pertimbangkanlah dengan cermat masalah yang mungkin timbul akibat pengungkapan diri. Jika sudah disadari sejak awal, setiap kendala bisa diatasi.

E. Menjadi Diri Sendiri

Menjadi diri sendiri berarti bersikap penuh rasa senang dan bangga terhadap diri sendiri apa adanya dengan segala kekurangan dan kelebihannya dan menggunakannya dalam menjalankan hidup sehari-hari.

  • Proses menjadi diri sendiri 

Mulai dari masa perkembangan hidupnya seorang manusia secara terus-menerus melakukan proses menjadi diri sendiri.

  • Upaya menjadi diri sendiri :

1. Berani tampil beda 

Menampilkan diri sendiri yang unik

2. Berpikir positif 

Berpikirlah positif tentang diri sendiri. Kekurangan menjadi tantangan untuk menjadikannya lebih baik lagi.

3. Mempunyai prinsip 

Mengetahui dengan baik tentang diri sendiri maka juga tahu apa yang penting dilakukan untuk diri sendiri.

4. Kerendahan hati

Kerendahan hati Menjadi kendali untuk menghindari sikap dan lupa diri.

Sumber :

Buku CB : Self Development (CB 412)

Bina Nusantara University

2 thoughts on “Character Building – Discovering My True Self

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s