character-building

Character Building – Resilience And Perseverence


A. Apa itu Resilience ? 

Kemampuan seseorang menanggung  atau beradaptasi dengan segala permasalahan ringan hingga berat, sesuatu yang alamaiah ada di dalam diri setiap orang, dapat dipelajari, dilatih bahkan dikembangkan. Daya tahan disertai usaha keras, ketekunan(perseverence) membuat seseorang mampu menghadapi tantangan, dan mampu bangkit dari keterpurukan.

B. Faktor yang mempengaruhi daya tahan

1. Self acceptance 

Menerima diri apa adanya mencakup kekuatan, kelemahan,membantu kita berpikir positif,melihat hikmat dalam perkara yang menyakitkan sekalipun.

2. Personal Growth 

seseorang dimungkinkan mengalami perkembangan jika terbuka pada setiap pengalaman dan tantangan hidup.

3. Purpose in Life 

Seseorang akan merasa hidupnya berarti dan memiliki tujuan hidup akan lebih tangguh ketimbang orang yang tak memiliki tujuan hidup.

4. Enviromental Mastery 

Daya tahan ditentukan oleh keahlian dan kemampuan seseorang menguasai lingkungan. Orang yang memiliki daya tahan baik adalah yang mampu melepaskan sesuatu dan sadar bahwa tidak segala seusatu yang terjadi perlu diberi respon.

5. Autonomy 

Kemandirian dan kesadaran akan otoritasnya membuat orang bersikap atas pikirannya dan niilai-nilai yang dianutnya dan bukan berada di bawah tekanan atau perintah.

6. Positive Relations with Others.

relasi yang baik dengan orang lain menjadi sumber daya tahan seseorang menghadapi kesulitan.

C. Daya tahan dan sikap optimisme 

Memiliki sikap optimis dalam menghadapi masalah dipengaruhi oleh daya, sebaliknya daya tahan dapat dirasakan melalui sikap optimis dalam menghadapi masalah. Sikap pesimis dalam menghadapi masalah dapat membuat daya tahan dalam diri berkarat. Perbedaan optimis dan pesimis menurut Martin E.P.Seligman,Ph.D. :

Martin E.P.Seligman,Ph.D. Optimis Pesimis
Aspek waktu Menganggap permasalahan sesuatu yang temporary Menganggap permasalahan sesuatu yang permanen
Aspek ruang lingkup Permasalahan dipandang secara spesifik Permasalahan dipandang secara global
Aspek harapan Adanya setetes harapan untuk pemecahan masalah Masalah tanpa punya harapan pemecahan
Aspek personalisasi Permasalahan sebagai kesalahan internal Permasalahan sebagai kesalahan eksternal

D. Daya tahan dan ketekunan

Ketekunan adalah fasilitas yang harus dimiliki dalam melatih dan mengembangkan bahkan menunjukkan daya tahan. Melalui ketekunan, daya tahan hadir, dilatih, dan dikembangkan.

  • Ketekunan ditunjukkan dalam sikap :
  1. Berusaha, berusaha, dan berusaha lagi.
  2. Tetap dapat mengontrol dirinya ketika dilanda kesedihan.
  3. Selalu menyelesaikan pekerjaan.
  4. Tetap bekerja walaupun kesulitan menghadang.
  5. Pantang menyerah.
  6. Bekerja lebih keras walau tidak menyukai pelajaran.
  7. Menahan diri tidak membelanjakan uang untuk sesuatu yang tidak perlu.
  8. Menahan diri tidak menonton televisi saat harus mempersiapkan diri untuk ujian.
  9. Berusaha keras melakukan hal baru walau sulit dilakukan.

Sumber :

Buku CB : Self Development (CB 412)

Bina Nusantara University

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s