cara-belajar-membuat-html-dasar

HTML extentions


Question :

HTML extentions ada beraneka ragam yaitu DHTML, XML, AJAX, CSS, HTML5.
Menurut anda, apakah untuk merancang sebuah website, semua itu harus ada? Silahkan berikan pendapat.

Answer :

Sebelum masuk ke bagian opini, lebih baik saya mengenal dulu istilah di atas :

Dynamic HTML (DHTML) adalah istilah untuk membuat halaman web yang interaktif dan dinamis dengan mengkombinasikan bahasa pemrograman HTML, CSS, Javascript, dan Document Object Model. DHTML bukan merupakan suatu bahasa pemrograman. Cara kerjanya : mengijinkan skrip bahasa pemrograman untuk diubah menjadi variabel pada setiap pendefenisian bahasa pemrograman halaman web, yang menghasilkan perubahan tampilan dan fungsinya setelah halaman web ditampilkan. DHTML biasanya digunakan untuk membuat tombol rollover halaman web yang interaktif.

Extensible Markup Languange(XML) adalah bahasa markup ( pengkombinasian antara teks dengan informasi tambahan mengenai teks ) yang digunakan untuk membuat dokumen markup dalam hal keperluan pertukaran data antar sistem yang beraneka ragam. XML adalah kelanjutan dari HTML yang merupakan bahasa standar untuk melacak internet.

Asyncronous Javascript And XML (AJAX) adalah kombinasi dari berbagai teknologi web, yaitu HTML, Javascript, XML, DHTML, dan DOM. Dengan AJAX, aplikasi web dapat mengambil data dari server secara Asyncronous, hal ini yang memungkinkan halaman web merequest sejumlah kecil data dari server tanpa harus me-reload seluruh halaman website.

HTML5 merupakan sebuah bahasa markup untuk menstrukturkan dan menampilkan isi dari World Wide Web. HTML5 adalah revisi kelima dari HTML. Tujuan pengembangan HTML5 : untuk memperbaiki teknologi HTML agar mendukung teknologi multimedia terbaru, mudah dibaca oleh manusia dan juga mudah dimengerti oleh mesin, fitur baru harus didasarkan pada HTML, CSS, DOM, dan JavaScript, mengurangi kebutuhan untuk plugin eksternal ( Seperti Flash ), penanagan kesalahan yang lebih baik, lebih markup untuk menggantikan scripting.


 

Menurut saya, untuk merancang suatu website, tidak semua harus ada karena kita harus menyesuaikan desain aplikasi multimedia untuk penggunaan di World Wide Web. Setiap extension memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing serta punya kegunaan khusus untuk website yang ingin dibuat contohnya aplikasi google map dan gmail dikembangkan dengan teknik AJAX. Pada umumnya, untuk membuat website digunakan HTML5 beserta CSS (Cascading Style Sheet) karena HTML5 sudah mendukung beberapa browser seperti safari, chrome, firefox, opera, dan internet explorer. CSS digunakan untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga web akan lebih terstruktur dan seragam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s