book

Ringkasan bab 6 – mengelola konflik


Definisi Tentang Konflik

Konflik adalah situasi dimana tujuan-tujuan, pengetahuan atau emosi dalam atau kelompok bertentangan satu sama lain atau interaksinya bersifat antagonistic. Konflik dimulai bila kita percaya kelompok lain bertentangan atau berada dalam cara sebuah tindakan yang ingin kita lakukan, sebuah gagasan yang ingin kita kejar atau kepercayaan yang ingin kita pegang.

 

Fungsi Konflik

Beberapa ciri sebuah konflik yang bersifat positif :

  • Increased involvement

Setiap anggota memiliki kesempatan untuk mengembangkan cita-cita, pandangan, pen dapat untuk mendapatkan wawasan yang lebih luas ke dalam situasi dan orang lain.

  • Increased cohesion

Anggota dapat membangun ikatan yang kuat dengan mempelajari bagaimana mengatasi perbedaan.

  • Increased innovation and creativity

Anggota didorong untuk membicarakan setiap gagasan mereka dihadapan orang lainnya, “put their ideas on the table”.

  • Positive personal growth and change

Konflik gagasan menantang setiap individu untuk belajar dan bertumbuh dengan mengembangkan gagasan-gagasan mereka melalui pengungkapan  diri dan membagi konsep-konsep penting dengan yang lainnya.

  • Clarification of key issues

Melalui diskusi, anggota-anggota mengurangi ambiguitas dan memfokuskan tenaga pada sumber-sumber konflik nyata, bekerja bersama untuk target yang ingin dicapai bersama.

  • Values clarifications

Setiap anggota kelompok juga belajar kapan harus mengalahkan kepentingan pribadi untuk mencapai kebutuhan yang lebih besar dari kelompok atau organisasi.

Dampak negatif konflik bagi kehidupan bersama :

  • Unresolve anger

Kemarahan anggota kelompok yang tidak diselesaikan dengan baik dapat menjadi racun yang membunuh sebuah organisasi secara perlahan.

  • Personality clashes

anggota kurang memahami perbedaan gaya mereka dan bagaimana bekerja secara kooperatif dan lebih mementingkan kepentingan diri sendiri.

  • Low self-esteem or self confidence

anggota kurang peka terhadap diri atau identitas mereka sebagai akibat dari konflik.

  • Unclear or opposing views

Setiap anggota memiliki harapan yang berbeda. Konflik tidak terselesaikan, berakhir dengan cepat namun meninggalkan ambiguitas.

  • Problems of efficiency

Anggota memutuskan bahwa mereka tidak ingin bekerja bersama. Hal ini berdampak pada semakin miskinnya sumber daya.

  • Unfinished business

Anggota masih merasa tidak jelas tentang isu atau memiliki perhatian yang tidak sempurna.

 

Lima Strategi Managemen Konflik

  • Force

Konflik dapat dikelola melalui kekuatan, dimana satu pihak memiliki sarana atau kecenderungan untuk memenangkan konflik tersebut.Pendekatan ini tidak selalu efektif untuk digunakan.

  • Withdrawal

Pengelolaan konflik yang cocok untuk pihak-pihak yang berkeinginan untuk menghindari konfrontasi.Pendekatan ini dapat digunakan sebagai ancaman untuk pihak-pihak yang lebih kuat yang cenderung memaksakan kehendaknya.

  • Accomodation

Akomodasi terjadi karena semua pihak yang terlibat dalam konflik sepakat untuk mencapai tujuan yang lebih besar di masa depan dengan mengorbankan tujuan sesaat dan lebih kecil.

  • Compromise

Kompromi dalam negosiasi berkaitan dengan sikap dimana salah satu pihak yang berkonflik berusaha mengkompromikan kepentingannya dalam kepentingaqn pihak yang lain.

  • Consensus

Prinsip dasar dari pembangunan konsensus adalah untuk mengarahkan pihak yang bertikai jauh dari negosiasi atas tuntutan langsung mereka dan posisi bermusuhan, memikirkan hanya satu solusi.

 

Teknik Mencegah Konflik

  • Team Building
  • Diversity Training

Training ini sangat diperlukan terutama oleh perusahaan besar untuk dapat menanamkan pengertian yang dalam tentang perbedaan kepada karyawannya.

  • Resource Allocation

Mengalokasikan sumber daya secara transparan dan adil dapat mengurangi atau mencegah sumber konflik.

  • Open Comunication
  • Managing Other’s Expectations

Orang belum tentu dapat membaca pikiran orang lain dengan mudah. Oleh karena itu, kita harus dapat memberikan pandangan pemikiran kita kepada orang lain.

  • Focusing on Other First

Konflik dapat kita hindari dengan menghargai pendapat orang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s